Kepala Si Kecil

Kepala Si Kecil

Persalinan terkadang mengakibatkan bentuk kepala bayi tampak aneh. Contoh: ada lekukan kecil di sisi kepala, atau bentuk kepala lonjong ke atas. Beberapa hal yang berhubungan dnegan bentuk kepala bayi yang baru lahir adalah:

Ujung kepala menonjol

Bentuk kepala menonjol ini disebut sebagai kaput suksedanum. Kondisi kepala seperti  ini sering terjadi pada bayi yang lahir secara spontan dan lama. Tonjolan kepala ini terjadi akibat penekanan dari kepala bayi terhadap jalan lahir ibu yang terjadi dalam waktu cukup lama. Akibatnya timbul penimbunan cairan di bawah kulit pada ujung kepala. Bentuk lonjong ini akan hilang dengan sendirinya, kurang lebih sekitar lima hari. Anda tidak memerlukan pengobatan atau tindakan khusus.

Sisi kepala Si Kecil "memar"

Tang atau forsep merupakan alat bantu persalinan yang sering menimbulkan perubahan bentuk kepala dan dapat menimbulkan bekas atau luka pada sisi peletakan tang. Bekas ini tergantung pada seberapa kuat tang yang menempel pada kepala bayi.

Kepala Si Kecil berbentuk corong

Bentuk kepala ini terjadi jika bayi terpaksa dilahirkan tidak secara spontan, sehingga harus menggunakan alat bantu, contohnya: ekstraksi vakum. Kepala bayi berbentuk seperti corong vakum yang terbentuk di ujung kepala. Jika proses kelahiran vakum cukup lama, umumnya disertai pendarahan pada kaput vakum (sefal hematom). Bentuk kepala seperti ini dapat hilang dengan sendirinya, dan memerlukan waktu kurang lebih dua minggu.

Moulase

Merupakan suatu keadaan di mana lempengan-lempengan tulang tengkorak saling tumpang tindih. Keadaan ini didapati pada bayi yang dilahirkan secara spontan di mana kepala bayi menyesuaikan diri dengan jalan lahir.  Tulang tengkorak terdiri atas beberapa lempengan tulang pipih yang masih belum menyatu satu dengan lainnya. Kondisi ini dalam rangka mengakomodasi pertumbuhan otak yang akan berlangsung hingga Si Kecil berumur sekitar dua tahun.

Moulase menyebabkan kepala tidak berbentuk bulat (panjul), atau terdapat lekukan (perubahan tinggi permukaan kepala) yang dapat dnegan mudah diraba menggunakan jari. Moulase akan hilang dengan sendirinya sesuai dengan pertumbuhan otak dan perubahan posisi. Jangan menekan dan mmijat karena dapat menimbulkan trauma.

Secara umum, bentuk kepala bayi yang baru lahir tidak mempengaruhi tingkat kecerdasannya, karena yang terjadi adalah di luar jaringan otak (di antara tulang dan kulit kepala).

(C) 2008, Kalbe Nutritionals. All rights reserved.