Ketidakterampilan Anak

Ketidakterampilan Anak

Ketidakterampilan dapat juga diamati melalui perilaku Si Kecil yang cenderung ceroboh. Misalnya saja jika ia selalu saja menjatuhkan sesuatu ketika memegangnya.

Ketidakterampilan tidak hanya dapat berakibat secara fisik, tapi juga psikologis. Mengapa? Karena keterampilan fisik merupakan suatu hal yang penting untuk dapat bergaul dan diterima dengan kelompok teman sebayanya. Perasaan tertolak Si Kecil dapat mempengaruhi perkembangan emosional saat ia bertumbuh.

Ketidakterampilan disebabkan oleh banyak faktor, yang di antaranya sebagai berikut:

  1. Fisik Si Kecil lebih lambat matang dibandingkan anak-anak lain sebayanya.
  2. Bentuk tubuh Si Kecil yang terlalu gemuk atau terlalu kurus sehingga menghambat mereka melakukan sesuatu.
  3. Buruknya kondisi fisik Si Kecil sehingga melemahkan motivasi Si Kecil. Misalnya Si Kecil yang sering sakit tentu saja akan menghambat aktivitas kesehariannya.
  4. Inteligensi rendah pada Si Kecil yang sering disertai dengan perkembangan motoriknya yang lambat.
  5. Inteligensi tinggi pada Si Kecil, sehingga ia lebih berminat pada pengetahuan dibandingkan dengan melakukan aktivitas motorik.
  6. Ketegangan emosional pada Si Kecil dapat mempengaruhi koordinasi otot.
  7. Tidak memiliki banyak waktu untuk berlatih.
  8. Si Kecil memiliki kerusakan pada otaknya.

Di samping hal-hal tersebut, setiap anak dapat menjadi tidak terampil pada saat-saat:

  1. Mengalami gangguan emosional.
    Misalnya saat Si Kecil merasa tegang, marah, kecewa, malu, dan lain sebagainya.
  2. Saat pubertas.
    Saat di mana Si Kecil harus dapat menyesuaikan diri antara pertumbuhannya yang pesat dan ia harus dapat menguasai berbagai aktivitas motorik.
  3. Waktu yang dimilikinya untuk melakukan suatu aktivitas.
    Semakin sering Si Kecil melakukan aktivitas tersebut, maka ia akan semakin terampil menjalaninya.
  4. Motivasi yang dimiliki seorang anak.
    Motivasi setiap anak berbeda satu sama lain.
  5. Hobi Si Kecil tehadap suatu aktivitas.
    Ia hanya senang berlatih melakukan aktivitas yang disukainya.

(C) 2008, Kalbe Nutritionals. All rights reserved.