
Down Sindrome lebih dikenal dengan istilah mongoloid. Kenapa? Karena penampilan bayi-bayi itu serupa dengan orang Mongol yang bermata sipit. Anak-anak sindroma down memiliki jumlah kromosom lebih banyak 1 daripada anak normal yang memiliki jumlah kromosom sebanyak 46. Ekstra kromosom ini membedakan perkembangan mereka selanjutnya, secara fisik dan mental.
Kelainan genetik ini belum diketahui dengan jelas penyebabnya. Kasus seperti ini bisa terjadi pada ras manapun.
Anak-anak dengan Down Sindrome membutuhkan perawatan yang lebih hati-hati karena mereka memiliki banyak keterbatasan dibandingkan dengan anak normal. Sebagian besar dari mereka memiliki kesulitan menelan. Hal itu terjadi sebagai akibat lemahnya otot-otot di mulut, lidah, dan bibirnya. Berhati-hati saat memberinya susu atau makanan agar mereka tidak tersedak.
Selain itu, 75% di antaranya mengalami gangguan pendengaran ringan, sehingga menghambat mereka untuk belajar bicara. Stimulasikan ia sejak dini.
Beberapa dari anak-anak yang menderita Down Sindrome mengalami kelainan jantung yang terkadang memerlukan bantuan operasi.
Pada umumnya, tingkat kecerdasan mereka tidak cukup tinggi. Walaupun demikian, ingatan mereka terhadap apa yang pernah mereka lihat, kreatifitas mereka untuk menikmati mainan, meniru gerakan dan kata-kata dapat mengejutkan Anda.
Mereka membutuhkan berbagai terapi untuk mengatasi berbagai kelemahan fisik yang dimilikinya., seperti lahitan bicara lebih dini, dan hal-hal lain yang memerlukan bantuan seorang profesional.