Ajak Si Kecil Berolahraga

Ajak Si Kecil Berolahraga

Beberapa gerak refleks Si Kecil bawaan lahir akan hilang seiring berjalannya waktu. Si Kecil mulai dapat berlatih untuk mengontrol tubuhnya. Ayah/Ibu, ajaklah Si Kecil berolahraga untuk menggerakkan otot dan syaraf tubuhnya. Sesuaikan gerak tubuh dengan perkembangan kemampuan motoriknya. Jangan memaksa Si Kecil untuk melakukan suatu gerakan jika ia belum terbiasa. Jika Ayah/Ibu ragu melakukannya sendiri, Anda dapat mengunjungi sport centre khusus bayi.

Jika Ayah/Ibu ingin melakukannya sendiri, pilihlah waktu yang tepat. Misalnya: berolahraga di dalam rumah saat suhu ruangan hangat dan sirkulasi udara baik. Lapisi pinggiran yang tajam dengan kain tebal. Fokuskan perhatian Anda sepenuhnya pada Si Kecil. Jangan lupa untuk memperhatikan keamanan di sekitar lokasi tersebut, misalnya:

  1. Bersihkan terlebih dahulu lokasi untuk olahraga, sehingga lantai bersih dan tidak licin.
  2. Pilihlah lokasi yang lapang, jauh dari perabotan rumah. Perabot rumah tangga yang keras dan tajam dapat membahayakan Si Kecil saat sedang berolahraga.
  3. Jika Ayah/Ibu mengajak Si Kecil berolahraga di luar rumah, pilih lokasi lapang yang bersih. Hindari binaatang kecil yang bisa merayap dan menggigit Si Kecil.

Sebelum Ayah/Ibu mengajak Si Kecil berolahraga, perhatikan terlebih dahulu kondisinya. Apakah Si Kecil dalam keadaan sehat, tidak sakit demam, kejang-kejang, dan diare. Apakah ia sedang dalam keadaan terjaga, kenyang, dan senang? Biasanya 2 jam setelah ia bangun tidur atau makan adalah waktu yang tepat untuk mengajak Si Kecil berolahraga. Pakaikan Si Kecil pakaian yang nyaman dan tidak mengganggu gerakan tubuhnya.

Jika kondisi Si Kecil baik, perhatikan juga kondisi Ayah/Ibu. Apakah tubuh Anda sedang sehat dan segar? Bersihkan tangan, potong pendek kuku jari Anda, tanggalkan perhiasan yang dapat melukai Si Kecil. Sediakan waktu khusus minimal selama 10 menit (jangan ada hal yang dapat mengalihkan perhatian Anda darinya).

(C) 2008, Kalbe Nutritionals. All rights reserved.