
Dea (2. 5 tahun) berkali-kali merengek kepada Bunda Santi agar diperbolehkan ikut masuk dapur, emakai celemek dan ikutan memasak. "Bukannya dilarang, tapi kalau diberi kesempatan, semuanya bisa berantakan!"
Andrian (4 tahun) memaksa Bunda Anni untuk ikut mengerjakan apa yang dilakukan Ibunya. "Jika dilarang ngambeknya bakal seharian, tapi kalau dikabulkan, wah... pekerjaan bisa tidak selesai-selesai".
Benarkah demikian?
Anak seusia Dea atau Andrian senang meniru apa yang dilakukan orang di sekelilingnya. Jika hal ini terjadi, tak perlu khawatir bahwa Si Kecil tidak punya inisiatif.
Meniru bagi anak balita merupakan hal yang menyenangkan baginya dan bagian dari proses belajar. Membiarkan Si Kecil ikut melakukan apa yang Bunda lakukan bisa menjadi "permainan" bagi Si Kecil. Jadi ajaklah Si Kecil untuk melakukan kegiatan sederhana tapi bisa memberikan manfaat baginya. Tentu saja perlu disesuaikan juga dengan kemampuannya. Yang pasti semua kegiatan butuh kesabaran dan bimbingan dari orangtua.
Salah satu kegiatan yang seru dan mudah adalah menghias Toddler biskuit. Persiapan yang dilakukan:
Pertama-tama sebaiknya Bunda dan Si Kecil memakai celemek agar pakaian tetap bersih. Jangan lupa mengajak Si Kecil untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas. Cara membuat:
Setelah biskuit selesai dikias, amankah biskuit untuk dimakan? Tentu saja ..., selain tampilan biskuit yang cantik, Toddler biskuit juga mengandung DHA, Prebiotik FOS, tinggi akan kalsium, 19 vitamin, dan mineral.
Bagaimana? Seru kan?
Selain seru, kegiatan ini dapat mengasah motorik halusnya. Si Kecil akan melatih kemampuan menggunakan jari jemarinya. Juga membangun kreativitas melalui kegiatan menghias biskuit dengan berbagai metode. Si Kecil pada usia ini sudah mampu memahami hubungan sebab akibat. Tahapan suatu kegiatan yang diperkenalkan sejak dini dapat membantu melatih logika berfikir Si Kecil.
Nah, tunggu apalagi? Ayo ajak Si Kecil untuk menghias biskuit Toddler bersama-sama.